Adikku Nathan
Nathan, adikku, cukup jauh selisih umurnya denganku. Dia berumur 4 tahun sekarang, sebentar lagi 5. Hobinya main hape terus-terusan. Tetapi kadang-kadang, ketika dia bosan main hape, dia akan menuju ke kamarnya untuk bermain LEGO dan kelereng. Nathan bisa membuat konstruksi marble run yang lumayan canggih. Kelerengnya akan mulai dari atas lalu melewati lintasan yang berliku-liku, hingga akhirnya sampai ke dasar konstruksi. Ketika bermain LEGO, Nathan bisa membuat taman bermain yang terdiri dari perosotan, kolam renang, area panjat-memanjat, bangku taman, ada pula ruang tunggu dan ruang istirahat. Nathan cukup kreatif.
Nathan sudah bisa membaca dan menulis dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Dia juga sedang belajar bahasa Mandarin di sekolahnya, lho. Hampir setiap malam, Nathan membaca buku sebelum tidur. Buku favoritnya saat ini adalah Curious George, yang berisi tentang petualangan sehari-hari seekor monyet yang bernama George, monyet yang selalu ingin tahu. Mungkin Nathan merasa dirinya seperti George, karena dia pun selalu penasaran.
Adikku senang bersekolah. Banyak kegiatan yang menarik dan seru yang terjadi di situ. Sekolah Nathan pernah mengadakan percobaan ilmiah membuat jagung berdansa, yang ternyata menggunakan unsur asam dan basa, mirip dengan pelajaran fisika di sekolahku saat ini.
Aku senang sekali mempunyai adik seperti Nathan. Meskipun suka iseng dan menggangguku, dia anak yang baik hati. Hari-hari di rumah menjadi tidak sepi karenanya.
Comments
Post a Comment